kmntb

Datang ke Mesir, Wagub NTB Bertemu Kembaran Lalu Zohri

IMG-20180718-WA0001.jpg
Setelah menjalani proses kontestasi pilkada yang panjang bin melelahkan, dan kini telah resmi ditetapkan unggul berdasarkan real count KPU, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah wakil gubernur terpilih Provinsi NTB menyempatkan diri bertandang ke Mesir, Selasa 18 Juli 2018. Di hari pertama ketibaannya di Kairo, kendati masih dihinggapi letih panjangnya perjalanan, wakil gubernur NTB pertama dari kaum perempuan yang akrab disapa Ummi Rohmi itu langsung membuat perkumpulan dengan mahasiswa Nusa Tenggara Barat yang tengah menjalani studi di Universitas Al-Azhar Kairo.
Bertempat di rumah putra sulungnya Abdul Baasith Asdjazzi (mahasiswa S2 Jurusan Tafsir), Ummi Rohmi mengadakan bincang-bincang santai dengan sekitar 30 mahasiswa asal Lombok dan Sumbawa. Beliau terkejut ketika melihat salah satu dari mereka mirip dengan seorang atletik asal Lombok Utara yang tengah viral di jagad media, Abdul Karim Jaelani ketua anyar KM-NTB Mesir yang menurut banyak orang mempunyai kemiripan dengan Lalu Muhammad Zohri peraih juara 1 sprint cabang 100 meter tingkat Internasional U-20.

Gurauan dan tawa tentang fenomena Lalu Zohri dan Lalu Karim menjadi pembuka perbincangan sore itu, “Dari Lalu Zohri kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita. Di antara semua peserta lomba, dia bukan yang difavoritkan untuk juara sehingga di posisikan paling pinggir. Sedangkan pelari di tengah yang diekspektasikan, telah menyiapkan pesta kemenangan dan bendera negara dari official telah siagaTapi nyatanya dia mampu mengalahkan pesaingnya yang berada di zona nyaman.”

Doktor pendidikan lulusan Universitas Negeri Jakarta itu juga meminta agar tidak terpengaruh dengan berita miring terkait Lalu Zohri, karena pemerintah sejatinya telah berusaha memberikan yang terbaik, mulai dari pelatihan khusus atletik yang biayanya miliaran serta anggaran transportasi dan akomodasi kemanapun dia pergi. Bahkan rumahnya pun sudah lama masuk dalam list antrean bedah rumah dari Pemprov, hanya saja momen kemenangannya menjadi celah bagi orang-orang untuk membuat berita miring tentang minimnya apresiasi yang dilakukan pemerintah. “Walaupun kita bangga. Berlebihan dalam memberi bonus sebenarnya tidak baik, banyak buktinya yang kemudian malah membuat down orang yang kita bangga-banggakan.” Jelas beliau akan pentingnya proporsional dalam segal hal.

Walaupun demikian, reaksi media yang bermacam-macam dimaklumi sebab dalam dunia perpolitikan orang yang berkecimpung di dalamnya tidak boleh berkuping tipis. Kejadian ini pun mengilhami Pemerintah baru Provinsi NTB untuk memantapkan Program NTB Care, dengan memperbanyak mata-mata dan kuping-kuping ke berbagai pelosok NTB untuk mendeteksi keberadaan nenek-nenek jompo terbengkalai, anak-anak busung lapar dan orang-orang kurang beruntung.
IMG_20180717_182525_HDR.jpgRektor Universitas Hamzanwadi itu menyampaikan harapan besarnya kepada putra-putra NTB yang sedang belajar di luar negeri sebagai aset NTB yang dinantikan kontribusi dan pengabdiannya setelah pulang. Beliau juga sedikit berbagi kisah suka-duka dan jalan terjal yang dilalui Zul-Rohmi sehingga menjadi orang nomor satu dan dua di NTB. Mulai dari awal banyak yang meng-undersetimate pasangan ini sebab popularitas yang sangat rendah sekitar 20 % dibanding kompetitor lain yang semuanya adalah kepala daerah yang sedang menjabat, dengan popularitas mencapi 80 %.
Doktor Zulkiflimansyah sebagai figur yang bergelut di dunia pendidikan walaupun putra Sumbawa, tapi hidup di Jakarta, yang mengenal nama dan kiprahnya hanya dalam skup kecil. Menariknya, walaupun pelan, elektabilitas dan popularitas Zul-Rohmi terus meningkat dengan sejalan. Seiring orang yang mengenal kepribadian dan latar belakang mereka, seketika orang langsung tertarik. Sementara waktu deklarasi yang terlambat, hanya 6 bulan sebelum pemilihan dibanding kandidat lain yang sudah mengambil persiapan setahun lebih. “Maka kami harus berlari sprint untuk mengejar ketertinggalan. Pelajarannya sama dengan fenomena Lalu Zohri, apapun bisa kita gapai selama bersungguh-sungguh.” Ungkapnya disambut tawa hadirin.

“Alhamdulillah, Pilkada kemarin di NTB sangat damai dan sejuk. Karena memang semua calon dari awal bersahabat dan bersaing secara sehat, jika ada gesekan yang terlihat itu hanyalah dari tim di bawah. Setelah Pilkada pun Doktor Zul mengunjungi semua menyambung silaturrahmi. Mereka siap membantu dalam membangun NTB, karena yang kita pikirkan adalah NTB ke depan, bukan kemenangan pribadi.” Lanjut beliau.

Majunya pasangan ini berawal dari harapan TGB sebagai gubernur dua periode yang melihat pembangunan NTB masih tengah berkelanjutan. TGB berharap pemimpin yang meneruskan adalah orang yang se-platform guna melanjutkan program-program yang ada agar NTB terus melesat dan berdaya saing.

“Minder dan berkecil hati menjadi orang NTB biarlah menjadi masa lalu. Anda rasakan sendiri ketika sekarang ketika ditanya dari mana dan menjawab dari NTB. Bagaimana respon orang?”
Dalam kesemptan itu, Ummi Rohmi menyampaikan tentang program Pemprov memberikan beasiswa pengiriman pelajar ke luar negeri dengan kuota 200 orang pertahun. Program ini terbilang realistis karena dimulai dari memfasilitasi kandidat peraih beasiswa belajar TOEFL dan IELTS, “Ketika mereka telah mencapai skor, akan mudah mendaftar ke perguruan tinggi top di Luar Negeri.”
Pengiriman pelajar ke LN dirasa penting,  “Ketika orang sekolah ke jauh, mindsetnya berubah, lebih visioner karena diasah oleh pengalaman dan lingkungan. Dibanding pola pendidikan di negeri yang lebih santai. Terlihat efektif dari program yang dijalankan Universitas Hamzanwadi dari dulu, sering mengirimkan dosen dan pelajar ke luar negeri sehingga mudah membangun lingkungan.”
“Begitupun dengan kalian mahasiswa di Mesir, walaupun kabarnya kuliah di sini menggadaikan umur lebih lama dibanding tempat lain. Justru di situlah ujiannya, jangan sampai gentar.
“Lihatlah prestasi TGB dalam membangun daerahnya. Kalau TGB bisa, kita semua juga harus bisa. Yang kita makan sama. TGB juga doyan sekali makan pelecing seperti kalian, beliau kalau sudah makan pelecing sampai ngorek-ngorek cobek.

Bedanya effort dan komitmen beliau sangat tinggi dalam melakukan kerja, perfeksionis dan tidak pernah setengah-setengah, istirahatnya sangat minim. Sehingga dulu awal-awal beliau pulang dari Mesir kami sekeluarga sedih dan mengkhawatirkan kondisi kesehatan beliau yang tidak pernah kenal lelah dalam berdakwah.

“Dari awal, TGB tidak pernah berhasrat untuk mencapai apa yang sekarang sama-sama kita lihat. Orientasi beliau murni dakwah, tapi jika beliau mendapatkan memang begitulah jalan yang diatur Allah untuk beliau.”

Beliau lanjut berpesan: “Nanti anak-anak ummi harus mengabdi di NTB memberi manfaat sebesar-besarnya untuk daerah dan membangun bangsa. Selain belajar sebanyak-banyaknya melalui kuliah dan banyak membaca buku, contoh teladan kalian ada di depan mata.

Bagaimanapun kalian disini, saat pulang pasti ditokohkan oleh masyarakat. Kepercayaan masyarakat itu mesti diimbangi dengan ilmu dan mental kuat. Karena orang yang didengar omongannya, tanggung jawabnya besar. Orang tua kalian di rumah dari sekarang bangga melihat anaknya kuliah di Al-Azhar, maka jangan tukar kebanggaan itu dengan kekecewaan.”

“Perbanyak membaca! TGB paling hobi membaca.”
Ketika ditanya terkait peluang beasiswa dari Pemprov untuk pelajar di Mesir, Ummi Rohmi juga akan mengusahakan bagi mahasiswa asal NTB di sini dengan catatan harus berprestasi.

Bagikan :

Artikel Lainnya

Baru Seumur Jagung, Sanggar Seni...
 Baru Seumur Jagung, Sanggar Seni KM-NTB Meriahkan Acara ...
Menilik Dialektika Peradaban; Se...
Menilik Dialektika Peradaban; Sebuah Proses Pendewasaan. Oleh:...
SEJARAH SINGKAT KODIFIKASI KITAB...
  SEJARAH SINGKAT KODIFIKASI KITAB DALAM USUL FIQIH Oleh:...
Cerpen, Kecemassan Guru Seneng
  Kecemasan Guru Seneng Punggungnya melengkung ketika ia ...
Sejarah Ilmu dan Lingkaran Ilmu ...
  “Sejarah Ilmu dan Lingkaran Ilmu (Dâirah al-Ulûm al-Kul...
RAMLAH BINTI ABU SUFYAN
Ummu Habibah lebih memilih Allah dan Rasulullah-Nya di atas se...

Download App KM-NTB Mesir

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Artikel, Update Informasi KM-NTB Mesir Hanya dalam Genggaman

Hubungi kami di : +201550341221

Kirim email ke kaminusatenggaradanbali@gmail.com

Download App KM-NTB Mesir

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Artikel, Update Informasi KM-NTB Mesir Hanya dalam Genggaman