Wadah berbagi informasi dan eksplorasi pengetahuan para pelajar Nusa Tenggara dan Bali di Mesir

Kunjungan BAZNAS NTB ke KBRI Cairo, Diskusikan Optimalisasi Pengelolaan Zakat

KM-NTB Mesir—Pada Senin (3/11) kemarin, Ketua BAZNAS Provinsi NTB beserta rombongan yang didampingi oleh Gubernur KM-NTB Mesir dan jajarannya mengunjungi KBRI Cairo. Kunjungan tersebut, selain sebagai sarana silaturahmi, juga dimanfaatkan sebagai media untuk membangun kerja sama zakat antara Indonesia dan Mesir.

Dr. TGH. Muhammad Said Ghazali Lc., MA. selaku Ketua BAZNAS Provinsi NTB menuturkan bahwa kunjungan ini dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi dengan pihak KBRI Cairo dan 400 mahasiswa NTB, termasuk juga mahasiswa dari NTT dan Bali yang tergabung dalam organisasi KM-NTB Mesir. Kunjungan ini sekaligus untuk mendiskusikan terkait optimalisasi pengelolaan Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) serta memberikan motivasi mahasiswa agar dapat segera menyelesaikan kuliahnya.

Kunjungan tersebut disambut baik oleh Duta Besar RI Cairo, Dr. HC. Lutfi Rauf. Dubes menilai bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat dan sangat mengapresiasi rombongan BAZNAS Provinsi NTB yang akan memberikan edukasi terkait ZIS kepada mahasiswa Al-Azhar asal NTB. Dubes juga memberikan saran kepada Gubernur KM-NTB dan jajarannya agar tidak hanya terfokus pada teman dari satu daerah saja, tetapi agar berinteraksi dengan mahasiswa dari wilayah dan negara lain.

Sebelum pertemuan yang dilaksanakan di lapangan hijau Wisma Duta itu berakhir, Ketua BAZNAS NTB menyampaikan bahwa ia dan rombongannya akan berkunjung ke Lembaga Bayt Zakat Al-Kuwaitiyah dan Bayt Zakat Al-Mishr untuk melakukan studi banding seputar pengelolaan zakat di Mesir. Ketua BAZNAS NTB juga berharap kunjungan tersebut dapat memudahkan urusan mahasiswa Indonesia di Mesir dalam hal beasiswa dari pihak terkait. 

Kunjungan tersebut lalu diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Semoga tali silaturahmi antara pihak KBRI Cairo dan BAZNAS NTB bisa semakin erat dengan adanya pertemuan ini. (Naz)

 

 

 


Posting Komentar

1 Komentar

  1. Past-year prevalence of on-line playing seems to be particularly high in Nordic nations, reaching 37% in Norway and 36% in Finland . By comparability, charges are substantially decrease within the United Kingdom (21%) , Australia (17.5%) , and Canada (6.4%) . These completely different charges mirror jurisdictional variations 카지노사이트 within the introduction, legality and practicalities around provision of on-line playing products. Nonetheless, on-line playing has continued to extend over time in nations where it has been legalised , essentially altering the way way|the method in which} that many playing products are provided and consumed. Only have the ability to|you probably can} determine one of the best on-line playing website for yourself because of|as a result of} it is solely based mostly in your preferences.

    BalasHapus