Langsung ke konten utama

Postingan

Resume Pengajian: al-Sirah al-Nabawiyah Karya Syaikh Abu Hasan al-Nadwi

Intisari oleh: Alfaini Faqihi (Anggota D. Keilmuan)

Bismillahirrahmanirrahim.

Dalam majelis mingguan bersama Syaikh Abdullah Izzuddin pada hari Senin, 17 Februari 2020 membahas sub bab seputar gambaran kota Madinah sebagai tempat hijrahnya Nabi sampai dengan turunnya perintah untuk berpuasa.
Dalam resume kali ini akan dipaparkan beberapa poin penting tentang pembahasan tersebut.
A.Gambaran Madinah Sebagai Tempat Hijrahnya Rasulullah SAW
Yatsrib atau yang kita kenal saat ini dengan sebutan Madinah adalah tempat yang dipilihkan Allah SWT untuk hijrahnya Rasulullah SAW. Di kota inilah Rasulullah SAW kembali menyiarkan da’wah Islam setelah da’wah beliau di Makkah. Madinah adalah kota yang subur, penduduknya ramai akan berbagai agama dan kebudayaan, lain halnya dengan Makkah yang hanya memiliki satu tabiat dan satu agama pula.
•Kaum Yahudi
Ada 3 suku besar yahudi yang tinggal di Madinah, yaitu bani Qainuqa’, bani Nadir dan bani quraizah. Tiga suku besar ini adalah penguasa di Madinah, dan …
Postingan terbaru

Era Baru Agama Utsman Khust; Upaya Mengajak Berislam Secara Waras

Oleh; Lukman Hakim Rohim
“Wahai Kebebasan, berapa banyak kekejaman yang dilakukan atas namamu! Wahai kebenaran dalam agama, berapa banyak penghianatan dan kepentingan pribadi yang berhasil dilakukan dengan perantara ekploitasi makna namamu!” Utsman Kusyt.
Beberapa pekan lalu, dialog antara Grand Syaikh ahmad thayyib dan Prof Utsman Khust dalam konferensi pembaharuan Islam yang diadakan al-Azhar menjadi topik hangat yang dibicarakan dimana-mana. Saya melihat, cuplikan video dialog tersebut banyak disebar dengan konten profokatif, disajikan seolah-olah Grand Syaikh sedang ‘membantai’ pemikiran Utsman Khust. Hal ini tentu sarat untuk salah dipahami, sehingga sosok Utsman Khust akan dipandang negatif dan sebelah mata.  Hal ini digunakan oleh oknum-oknum yang ‘anti-liberalisme’ dengan mengatasnamakan al-Azhar untuk membungkam kebenaran objektif dalam konferensi tersebut.
Wacana pembaharuan agama Utsman Khust dalam bukunya “Nahwa Ta’sîs ‘Asr Dîn Jadîd”, sebenarnya bukan hal yang baru di dun…

Persimpangan Watak Pembaharuan; Al-Azhar, Khost dan Wacana Neo-Dekonstruksionis Islam

Dialog hangat yang sempat terjadi antara Grand Syekh Al-Azhar Ahmad At-Thoyib dengan Rektor Universitas Kairo Muhammad Osman El-Khost pada 28/01/20 telah banyak menggiring kesadaran publik untuk berpikir, merenung dan bertanya, sebenarnya watak “pembaharuan” seperti apa yang sedang dinanti oleh dunia Islam saat ini? Dimana letak perbedaan “wacana” yang ditawarkan oleh Khosth maupun Al-Azhar? Mungkinkah “ruh pembaharuan” yang diploklamirkan Al-Azhar dapat didamaikan dengan “pembaharuan” ala Khosth ini?
Sampai saat ini, fenomena pembaharuan seperti ini masih menjadi “problem-wacana” yang perlu kita jawab dan kritisi secara proporsional, karena sering kali sebuah fenomena menjadi buram dan terkubur oleh narasi diskursif, pengalaman serta realitas manusia yang saling berkepentingan. Oleh karena itu, usaha untuk melepaskan berbagai macam atribut dalam “peristiwa pembacaan” menurut saya merupakan pilihan yang tepat untuk membaca dan mendekati sebuah objek kesadaran secara lebih arif dan bi…

El-Imtiyaz, Generasi Baru KM-NTB Mesir

Keluarga Mahasiswa Nusa Tenggara dan Bali kembali mengadakan Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) kekeluargaan, namun kali ini dengan konsep outdoor bertempat di Hadiqah Azhar pada Sabtu, 8 Februari 2020.
Ormaba ini diselenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi dan ajang untuk lebih saling mengenal antar mahasiswa baru KM-NTB Mesir.
Setelah para peserta berdatangan, acara dimulai dengan sambutan ketua panitia ormaba, Yudi Hidayatullah, sekaligus memimpin sesi perkenalan.
 Para peserta dipersilakan satu persatu untuk menyebutkan nama, asal, dan almamater. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian doorprize berupa buku bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan seputar ke-Azharan dan seputar KM-NTB.

Acara pun berlanjut ke sesi games, para peserta telah dibagi menjadi enam kelompok dengan disertai dua kakak pembimbing (kambing). Sebelum memulai games, setiap kelompok harus menyiapkan dan menunjukkan yel-yel penyemangat untuk menunjukkan kekompakan tiap kelompok.

Mulai dari kelompok el-…

Resume Pengajian: Sirah Nabawiyah Karya Syaikh Abu Hasan al-Nadwi

Intisari pengajian oleh: Muhammad Ziaul Haq (D. Keilmuan)

Keluarga Mahasiswa Nusa Tenggara dan Bali (KM-NTB) Mesir kembali melanjutkan majelis mingguan bersama Syaikh Abdullah Izzuddin al-Azhari masih membahas kitab yang sama yaitu al-Sirah al-Nabawiyah karangan al-‘Allamah Syaikh Abu Hasan al-Nadwi.
Ada beberapa tema pembahasan menarik yang dikaji pada kesempatan  ini, mulai dari kisah islamnya Sayyidina Umar ibn Khattab sampai dengan peristiwa paling bersejarah yang dialami Rasulullah saw. dan para sahabat yaitu hijrah dari kota Mekkah menuju Yatsrib yang nantinya lebih dikenal dengan nama “Madinah al-Munawarah”.
Mungkin pada ulasan singkat ini, hanya akan membahas tentang beberapa hal yang menjadi penekanan berdasarkan penjelasan Syekh Izzuddin saja, sedangkan untuk selebihnya bisa ditemukan lebih detail di dalam kitab.
Poin pertama:”Keagungan Alqur’an Ketika Masuk ke Hati yang Bersih”
Dalam hal ini, begitu banyak kisah yang menunjukkan bagaimana kedahsyatan kalam Ilahi ketika diba…

ORMABA KM-NTB Mesir, MABA diperkenalkan Manhaj Al Azhar

KM-NTBNews -Selasa (4/2) Setelah mengikuti (Orientasi Mahasiswa Baru)ORMABA serentak yang dilaksanakan oleh Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Mesir yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, para Mahasiswa Baru selanjutnya diberikan kesempatan untuk mengetahui dan mengenal lebih jauh tentang kekeluargaan mereka. KM-NTB Mesir sebagai salah satu kekeluargaan Nusantara pun ikut ambil bagian dalam hal ini.Dalam ORMABA yang digelalar di Sekretariat KM-NTB, Abbas Aqqad,KM-NTB memilih "Bidayatuka Nihayatuka"sebagai temanya. Dengan harapan,para MABA dapat mengawali hari-hari mereka di Mesir dengan awalan yang bagus,sehingga pada akhirnya akan memetik hasil yang bagus pula.
ORMABA Kekeluargaan kali ini sedikit berbeda, tak hanya memfokuskan pada perkenalan tentang kekeluargaan saja, namun,ORMABA ini juga bertujuan untuk memperkenalkan secara lebih intens Manhaj al Azhar yang wasathy,sehingga mereka selalu berada dalam rel dan haluan yang benar selama menimba il…

Menjaga Kehujahan Sunah Hanya dengan 10 Menit; Kok bisa?

Sunah memiliki tempat yang sangat penting dalam pensyari'atan hukum islam.Dia menempati ruang kedua setelah Alqur'an Alkarim, dan pada sebagian permasalah, sunah memiliki otoritas dalam menentukan hukum sendiri (Istiqlal fi al hukm).
Dari zaman Rasulullah saw.sampai saat ini, sunah telah melewati berbagai fase,mulai dari pelarangan dalam penulisan (Nahyu 'an al Kitabah),kemudian mendapatkan legitimasi (al Idzn bi al Kitabah), lalu dikumpulkan secara perorangan (Ta’lif), dan di kodifikasi (Tadwin).
Juhud (semangat) yang dikorbankan para sahabat,tabiin serta ulama yang datang setelah mereka dalam menjaga sunnah merupakan wasilah yang telah didesain oleh Tuhan, karena itu merupakan janji-Nya sebagaimana tercantum dalam ayat-ayat Alqur'an.

Dalam perjalannya sehingga sampai pada masa sekarang ini (dan masih berlanjut),sunah tidak melulu melewati jalan yang lurus nun mulus.Hantaman, Tasykik, danSyubhat,semua telah dilalui, tetapi dengan memegang jaminan dari Tuhan melalui w…